Mass Effect: Andromeda, yang dikembangkan oleh BioWare dan diterbitkan oleh Electronic Arts, adalah sebuah game action role-playing yang dirilis pada tahun 2017. Sebagai entri baru dalam seri Mass Effect yang sangat dicintai, Andromeda bertujuan untuk membawa para pemain ke galaksi yang sama sekali baru, jauh dari alur cerita Shepard. Game ini memiliki premis yang ambisius: menjelajahi galaksi Andromeda, menemukan planet baru yang dapat dihuni, dan memulai peradaban manusia yang baru. Namun, meskipun memiliki beberapa ide yang menarik, Andromeda diluncurkan dengan masalah teknis, narasi yang kurang berkesan, dan gameplay Naga Empire yang terasa kurang matang, yang membuatnya menjadi rilis yang paling kontroversial dalam sejarah seri ini.
Premis Cerita: Mencari Rumah di Galaksi Asing
Kisah Andromeda berlatar pada tahun 2185, di mana sekelompok Pathfinder—eksplorator elit—dikirim ke galaksi Andromeda untuk mencari planet yang dapat dihuni. Namun, setelah tiba di sana 600 tahun kemudian, mereka menemukan bahwa misi mereka tidak berjalan sesuai rencana. Mereka tiba di galaksi yang dipenuhi dengan anomali, planet-planet yang tidak dapat dihuni, dan ras alien yang agresif. Pemain mengendalikan Ryder, salah satu Pathfinder, yang harus memimpin timnya untuk mencari planet yang layak huni, mengalahkan musuh-musuh baru, dan mengungkap rahasia galaksi ini.
Elemen utama dari narasi ini meliputi:
- Eksplorasi Dunia Terbuka yang Luas: Andromeda memiliki beberapa planet yang dapat dieksplorasi, masing-masing dengan lingkungan, flora, dan fauna yang unik. Pemain dapat menggunakan kendaraan yang disebut Nomad untuk menjelajahi setiap sudut planet, mencari sumber daya, dan menyelesaikan misi-misi yang menantang.
- Hubungan Antar Karakter yang Kompleks: Seperti seri Mass Effect lainnya, Andromeda berfokus pada hubungan antara karakter. Pemain dapat berinteraksi dengan tim mereka, membuat keputusan yang akan memengaruhi hubungan mereka, dan bahkan menjalin hubungan romantis.
- Narasi yang Kurang Berkesan: Salah satu kritik utama terhadap Andromeda adalah narasinya yang kurang berkesan. Meskipun memiliki beberapa momen yang bagus, alur ceritanya terasa kurang epik dan emosional dibandingkan dengan trilogi aslinya.
Baca juga : Star Wars Battlefront II: Kebangkitan Sang Pahlawan by Naga Empire
Gameplay Mass Effect Andromeda : Pertarungan yang Cepat dan Jetpack yang Seru
Andromeda membawa perubahan besar pada sistem gameplay seri ini.
- Pertarungan yang Cepat dan Dinamis: Pertarungan di Andromeda terasa lebih cepat dan dinamis. Pemain dapat menggunakan jetpack untuk melompat, meluncur, dan melarikan diri dari serangan musuh. Sistem ini membuat pertarungan terasa lebih akrobatik dan seru.
- Kustomisasi Karakter yang Luas: Pemain dapat menyesuaikan karakter mereka dengan berbagai senjata, gear, dan kemampuan. Sistem ini memungkinkan pemain untuk menyesuaikan gaya bermain mereka, dari menjadi seorang pejuang yang kuat hingga menjadi seorang penyihir yang mematikan.
- Masalah Teknis yang Mengganggu: Sayangnya, Andromeda diluncurkan dengan berbagai masalah teknis, seperti animasi wajah yang kaku, bug, dan glitch yang sering mengganggu permainan.
Mass Effect: Andromeda adalah sebuah game yang memiliki banyak potensi, tetapi tidak berhasil memenuhinya. Dengan ambisi yang besar dan ide-ide yang menarik, game ini adalah sebuah pelajaran pahit tentang bagaimana harapan Naga Empire yang tinggi dapat berujung pada kekecewaan besar.

