Recapping Death Stranding Review by Indocair
Recapping Death Stranding Review by Indocair

Death Stranding: Menyegarkan Ingatan Sekuelnya

Menjelang perilisan Death Stranding 2: On The Beach yang sangat dinantikan di PC melalui Epic Games Store, para penggemar kembali diajak untuk merenungkan perjalanan panjang Sam Porter Bridges. Mahakarya Hideo Kojima ini bukan sekadar gim tentang mengantar paket; ini adalah narasi kompleks tentang isolasi, kematian, dan kebutuhan mendasar Indocair manusia untuk terhubung. Sebelum kita melangkah ke petualangan baru, mari kita rangkum poin-pola penting dari kisah pertamanya.

Fenomena Death Stranding : Dunia yang Terbelah

Cerita dimulai di Amerika pasca-apokaliptik yang hancur oleh fenomena misterius bernama Death Stranding. Peristiwa ini meruntuhkan batasan antara dunia orang hidup dan dunia orang mati (The Beach). Akibatnya, muncul entitas tak kasat mata bernama BT (Beached Things) yang sangat berbahaya.

Kehancuran ini diperparah dengan hujan Timefall, yang mempercepat penuaan segala sesuatu yang disentuhnya. Manusia yang tersisa terpaksa hidup di bunker-bunker bawah tanah yang terisolasi, bergantung sepenuhnya pada kurir seperti Sam Porter Bridges (Norman Reedus) untuk mengirimkan pasokan penting.

Misi Sam: Menghubungkan Kembali Amerika

Sam, seorang kurir legendaris yang memiliki kemampuan Repatriate (bisa kembali dari kematian), diberi tugas oleh Presiden terakhir United Cities of America (UCA) untuk melakukan perjalanan dari Timur ke Barat. Misi utamanya adalah menghubungkan berbagai kota ke dalam Chiral Network—sebuah sistem komunikasi super canggih yang diharapkan dapat menyatukan kembali umat manusia.

Dalam perjalanannya, Sam ditemani oleh BB-28 (Lou), bayi di dalam tabung yang memungkinkannya mendeteksi kehadiran BT. Hubungan antara Sam dan Lou berkembang dari sekadar “alat deteksi” menjadi ikatan ayah-anak yang emosional, yang menjadi inti dari kemanusiaan dalam gim ini.

Tokoh Kunci dan Pengkhianatan

Selama perjalanan, Sam bertemu dengan berbagai karakter yang memiliki masa lalu kelam namun krusial bagi keselamatan dunia:

  • Fragile: Pemilik jasa kurir yang dikhianati oleh teroris Higgs Monaghan.

  • Cliff Unger (Mads Mikkelsen): Sosok misterius yang terus mengejar Sam melalui mimpi buruk peperangan, yang ternyata memiliki koneksi darah yang mengejutkan dengan Sam.

  • Amelie: Saudara perempuan Sam yang berada di pusat teka-teki Death Stranding. Terungkap bahwa Amelie adalah Extinction Entity (EE), sosok yang ditakdirkan untuk memicu kepunahan massal keenam di Bumi.

Baca juga : Boxes: Lost Fragments – Petualangan Teka-Teki yang Memikat by Indocair

Akhir yang Menentukan: Menunda Kepunahan

Pada puncaknya, Sam berhasil menghentikan rencana Amelie untuk memicu kepunahan massal total. Meskipun Amelie tetap menjadi EE, ia memilih untuk mengisolasi dirinya di The Beach miliknya sendiri, memberi umat manusia waktu lebih lama untuk bertahan hidup. Sam akhirnya memutuskan untuk keluar dari sistem UCA, membawa Lou (BB) yang secara ajaib berhasil selamat dan mulai hidup sebagai manusia normal.

Menuju Death Stranding 2

Dengan pengumuman sekuelnya, banyak pertanyaan yang tersisa. Mengapa Fragile terlihat lebih tua? Siapa sebenarnya musuh baru yang muncul dari dalam laut? Dan bagaimana Lou akan berperan dalam narasi selanjutnya? Bagi para pemain PC, kini adalah waktu yang tepat untuk memainkan Indocair kembali versi Director’s Cut di Epic Games Store untuk merasakan detail-detail kecil yang mungkin terlewatkan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *